Suara Hati
Suara Hati
Hidup ku seperti tertahan benteng kokoh,
yang terjaga kuat, oleh prajurit antah berantah. Yang membuat hidup ini terbatasi.
Aku tidak dapat bergerak melihat kebahagiaan
dunia..
Karena bagi ku kebahagiaan hanyalah
sebuah ilusi..
hidup yang aku jalani saat ini hanyalah kehidupan,
dimana hanya akulah yang menjadi peran utama nya.
Aku sama sekali tidak peduli dengan
kehidupan orang lain.
Dan sedikitpun, aku tidak peduli dengan
apa yang di lakukan orang lain.
Hidup ku seperti langit yang
berselimutkan awan gelap..
Tidak berwarna.. Dan tidak menampakan keindahan.
Aku selalu bertanya mengenai Rasaku ...
Rasa...Ketidak percayaan diri yang membatasi
langkah hidup ku
Menjadi tembok kokoh yang membatasi
langkah ku...
Mengurungku bagaikan burung yang
terjebak di dalam Sangkar.
Kesendirian
bukanlah sebuah pilihan, kesendirian hanyalah sebuah keterpaksaan yg dibuat
oleh situasi rumit dalam hidup ku.
hhuuffttt...
Sulit bagiku untuk memahami Rasa ini.
Waktu terus berjalan.
Namun sedikit pun, tidak ada yang mampu
kulakukan
Bahkan untuk majupun aku Tak mampu..
Jangankan untuk melangkah,
membayangkannya saja...
Ah.... Sudahlah hanya Ada kegelapan
disana
Ingin rasanya ku dobrak tembok itu,
tembok yang membatasiku...
Tapi, apa dayaku? Sungguh aku Tak
mampu..
Dia begitu kuat, bahkan sangat kuat
Aku selalu iri dengan mereka yang begitu
mudah nya berinteraksi dengan orang lain
Hidup mereka bebas, bahagia dan Indah..
Canda tawa yang keluar dari raut wajah
nya menguras kecemburuan jiwa
Aku selalu bertanya pada hati ku, apakah aku bisa melakukan itu?
Apakah aku begitu percaya diri menjalin sebuah interaksi dengan orang yang sama sekali tidak aku
kenali?
Kesendirian begitu mengurung hidup ku...
Aku butuh orang lain di dalam hidup..
Komentar
Posting Komentar