Sulung
“SULUNG”
dikala matahari tertutupi awan mendung, sedikitpun
tidak terpancar sinar nya. rintikan hujan yang turun pun menjadi suatu
kamuflase untuk mengalihkan pandangan semesta terhadap diri nya. Waktu bagaikan
air, mengalir tiada henti sampai pada tujuan yang pasti. Manusia tidak dapat
menerka kehidupan, karena kehidupan selalu berteman dengan kegelapan.
Menjalani kehidupan adalah suatu bentuk tanggung
jawab yang di jalankan manusia. Tidak ada kehidupan yang bebas, karena
kebebasan hidup terletak pada aturan kebebasan .
Tanggung jawab bukanlah milik seorang Sulung,
Tanggung jawab adalah milik semua manusia yang menjalani kehidupan. Sulung
hanyalah seorang individu yang dituntut oleh jiwa untuk berperan didalam satu
ruang keluarga.
Mencari dan mengenali diri sendiri adalah hal utama
yang harus di temukan oleh seorang individu. Bukan hanya seorang sulung, bahkan
seorang bungsu pun harus menemukan diri nya sendiri.
Karena sulung bukanlah suatu beban, sulung adalah
sikap yang disadarkan dan di bangun lewat pikiran. Di tuntut oleh jiwa untuk
dapat berkontribusi dalam keluarga.
Jangan pernah memandang hidup adalah beban, karena
beban hanyalah suatu pikiran negatif, yang di ciptakan oleh situasi rumit dalam pikiran kita. Pandanglah hidup dengan persahabatan SULUNG…

Komentar
Posting Komentar