Indonesia ku mati
Indonesia
ku mati
Sore
ini tepat nya pada pukul 18:49 saya (penulis) menepati sebuah janji, mengenai
request seseorang. yang meminta saya untuk menuliskan sebuah pesan yang terjadi
di RI.
Belakangan
ini kita perhatikan, Negara ini penuh dengan berbagai cobaan. Mulai dari terror
terhadap pemuka agama (islam), gempa dilombok, dan berbagai persekusi yang
dilakukan oleh sejumlah oknum. hingga saat ini rakyat pun masih menerka-nerka
siapa aktor dibalik semua permasalahan Negara ini.
Sebenar nya masih banyak permasalahan
di Negara ini (Indonesia), namun kita bahas 3 problem yang sempat dan sedang
viral belakangan ini.kita bahas mengenai persekusi terlebih dahulu.
“kata
nya” Indonesia menganut sistem demokrasi, namun berbagai persekusi terjadi dimana-mana.
Pada
pasal 28E ayat 2 setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan.
Menyatakan pikiran dan sikap. Sesuai dengan hati Nurani nya.
Pasal
28E ayat 3 setiap orang berhak atas kebebasan berserikat. Berkumpul dan
mengeluarkan pendapat.
Namun
belakangan ini, justru kebebasan berpendapat itu dicederai dengan berbagai persekusi,
yang dilakukan oleh sejumlah oknum. Demokrasi sudah tidak sehat. Negara
bergerak seperti tanpa tuntunan konstitusi. Hukum seperti sudah tidak
berlaku.dan bahkan,rakyat dibuat bingung dengan berbagai drama yang terjadi di
RI ini.
#2019GantiPresiden
vs #2019TetapJokowi
2
hastag yang sedang viral belakangan ini. hastag yang justru membuat rakyat
terpecah belah. Hastag yang sebenarnya Sah secara konstitusional. Namun,
egosentris menjadi permasalahan dari kedua hastag tersebut. Rakyat harus paham,
bahwa peperangan opini dalam perpolitikan itu adalah hal yang wajar. Namun
sentimen menjadi awal dari sebuah persekusian yang terjadi. Singkat saja,
lawanlah opini dengan opini, teori dengan teori, data dengan data. Sehingga
tidak perlu kita (rakyat) mencederai pendapat orang lain dengan perlakuan yang
represif. Entahlah, sebenar nya siapa aktor dari perbuatan represif itu.
Gempa
di Lombok
Suatu
musibah besar yang belum lama ini terjadi di Negara RI tercinta. Gempa yang
mengguncang dengan kekuatan 7SR pada hari minggu malam, 5 Agustus 2018. Menjadi
sebuah teguran buat kita semua. Karena dalam menjalani hidup sebagai warga
Negara, tidak hanya membicarakan tata letak geografi, ekonomi dsb. Kesahatan
ekologi pun menjadi pusat dari kehidupan
berwarganegara. Gempa adalah fenomena alam, dan itu dapat dipelajari.
Berinteraksi baik dengan Tuhan pun menjadi syarat kesehatan dalam
berwarganegara.
Teror
Terhadap Pemuka Agama (Islam)
Kita
semua pasti berfikir kalau ini adalah masalah yang basi. Karena masalah ini
terjadi sejak beberapa bulan yang lalu. Namun masalah ini masih menjadi
misteri. Pihak keamanan menyatakan pelaku itu Gila. Yang menjadi pertanyaan
dari masyarakat, kenapa setiap pelaku yang melakukan terror terhadap pemuka
agama itu dibilang gila ? sebenar nya, dalang dari peneror itu ada. Namun siapa
yang berani menangkap nya ? harus nya di telusuri dong aktor dibalik semua
terror itu. Dan jangan bersembunyi dibalik pernyataan GILA. Hal ini masih
menjadi misteri. bahkan hingga saat ini. bukan tidak mungkin hal ini akan
terulang kembali.
#PolaAkalSehat

Komentar
Posting Komentar