Si Tua dan Muda Mengaji

 

Si Tua  dan Muda Mengaji

Al-Qur'an terdiri dari 114 Surat, 30 Juz, dan 6236 ayat. didalam nya terdapat perjalanan hidup baik itu pada masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang. merupakan kitab suci umat islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. kendati demikian, pada hakikat nya setiap manusia diperbolehkan untuk membaca nya  karena memang Al-Qur'an merupakan pedoman hidup manusia, dan bukan hanya pedoman hidup suku,ras, dan agama tertentu saja. membaca dan mempelajari Al-Qur'an menjadi wajib bagi kita yang beragama Islam, karena Qur'an bukan hanya petunjuk melainkan juga pemberi syafa'at. 
didalam belajar, kita tidak mengenal yang nama nya usia, tidak mengenal yang nama nya golongan sosial, belajar menjadikan semua orang sama karena memang manusia diberikan oleh tuhan sama rasa dan sama rata yaitu akal pikiran. belajar itu bukan hanya membaca, melainkan juga memahami. membaca tanpa memahami hanya melahirkan kekeliruan pada hasil, dan itu tidak akan membuat seseorang menjadi tawadhu, justru sebaliknya ia akan menjadi angkuh karena berhasil membaca dan keangkuhan itu pula membuat ia lupa bahwa ia tidak memahami apa yang telah ia baca. 

Berbicara soal belajar ada satu cerita unik yang saya dapatkan pada hari ini, di suatu tempat di masjid daerah jln.mbah jaksa desa cipadung kota bandung. pada setiap pukul 17.00-17.40 masjid tersebut mengadakan sebuah program Ramadhan yaitu belajar mengaji dimana semua orang dari berbagai kalangan usia berhak datang dan belajar bersama.

singkat cerita

ada salah seorang bapak kurang lebih usia nya 50 tahun saat sebelum berbuka puasa ia menghampiri saya dan berbisik:
 "sebenar nya saya malu de untuk dateng kesini,malu udah tua baca Qur'an belum lancar" 

dengan sok tau nya saya jawab:

"pak, saya inget kata Allah didalam Qur'an. bunyi firman nya seperti ini :
 -hal yastawil-ladzina ya'lamuna wal-ladzina la ya'lamuna- 
artinya: apakah sama orang yang tahu dengan yang tidak tahu
kalau kita tidak tahu ya gapapa, sama-sama kita cari tahu.
nah fungsi orang yang tahu adalah memberi tahu. siapa orang yang tahu ? ya ust abdullah, beliau hafidz Qur'an bacaan sholat nya saat imam bagus, dan bahkan beliau diundang ke malaysia untuk menjadi imam teraweh disana. Allah kirim beliau untuk kita agar kita bisa belajar sama-sama.
kalau bicara malu, saya yang muda pak yang seharus nya malu. bapak yang usia nya diatas saya masih mau belajar, kebanyakan anak muda kaya saya kan males belajar lagi hanya karena merasa bisa membaca Qur'an padahal membedakan antara ha besar dan ha kecil aja masih belum tepat. jadi bapak ini acuan bagi saya untuk belajar membaca dan memahami Qur'an. kalau saya lihat ya pak, ada salah satu ulama termahsyur di Indonesia yang sudah berusia kurang lebih 65tahun beliau khatam Qur'an berkali-kali, hafal juga. tapi masih mau membaca dari Iqra hanya karena khawatir bacaan nya selama ini engga benar Masya Allah.

Beliau pun berkata:

hahaha Masya Allah ya de, InsyaAllah dah doain bapak istiqomah dalam belajar.

Aamiin Ya Rabball'allamin.

 Belajar itu bukan hanya membaca, melainkan juga memahami.
pemahaman kita terhadap ilmu itulah yang menjadikan kita tawadhu dalam berilmu :)
bukan soal sensasi, ini soal substansi. 

mohon maaf lahir&batin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menikah Tidak Se-Nikmat Orgasme

Indonesia Memilih